Input digital
Empat input kontak kering. Pin tiap slot tetap: d1 GPIO16, d2 GPIO38, d3 GPIO48 (lewat optocoupler UPS), d4 GPIO15. Sambungkan satu kabel kontak ke pin dan satunya ke GND; pull-up sudah ada di dalam.
Semua input mati secara default (dN_type = off): node tidak tahu apakah sebuah pin terpasang, jadi tidak membaca dan tidak mengirim apa pun sampai Anda mengaturnya.
Key per slot
Section titled “Key per slot”| Key | Bawaan | Fungsi |
|---|---|---|
dN_type |
off |
off, door, ups, water, smoke, generic. Tipe hanya menentukan teks status bawaan di LCD |
dN_active |
high |
level pin yang berarti aktif (nilai true). high bila kontak terbuka = aktif; low bila kontak menutup ke GND = aktif |
dN_name |
kosong | nama metrik (front_door). Kosong = ID slot |
dN_label |
D1… |
nama untuk LCD, maks. 11 karakter |
dN_text_true, dN_text_false |
kosong | teks status di LCD, maks. 8 karakter. Kosong = bawaan tipe |
dN_alarm |
false |
true = input ini boleh memicu alarm |
dN_alarm_on |
active |
alarm menyala saat input active, atau saat inactive (mis. kabel terlepas) |
dN_alarm_delay_s |
-1 |
jeda kondisi harus bertahan. -1 = ikut alarm_delay_s; 0 = seketika |
Teks status bawaan di LCD:
| Tipe | Aktif | Tidak aktif |
|---|---|---|
door |
BUKA |
TUTUP |
ups |
BATERAI |
ONLINE |
water |
BOCOR |
KERING |
smoke |
ASAP |
AMAN |
generic |
AKTIF |
NORMAL |
Nilai yang dikirim ke server selalu boolean pada metrik dN_name (true = aktif menurut dN_active).
Resep per perangkat
Section titled “Resep per perangkat”Pintu dengan reed switch MC-38 (magnet menempel = kontak tertutup = pin LOW; pintu terbuka = HIGH):
{"cfg_ver":5, "d1_name":"front_door","d1_type":"door","d1_active":"high","d1_label":"Pintu Depan", "d1_text_true":"Terbuka","d1_text_false":"Tertutup","d1_alarm":true,"d1_alarm_delay_s":20}Alarm baru menyala bila pintu terbuka lebih dari 20 detik, jadi pintu yang dibuka sebentar tidak berbunyi.
UPS (dry-contact “on battery” lewat PC817 ke d3; opto menyala = pin LOW):
{"cfg_ver":6, "d3_name":"ups_on_battery","d3_type":"ups","d3_active":"low","d3_label":"UPS","d3_alarm":true,"d3_alarm_delay_s":10}Sensor kebocoran air (dry-contact):
{"cfg_ver":7, "d4_name":"water_leak","d4_type":"water","d4_active":"low","d4_label":"Bocor","d4_alarm":true,"d4_alarm_delay_s":0}Detektor asap:
{"cfg_ver":8, "d4_name":"smoke_detector","d4_type":"smoke","d4_active":"high","d4_label":"Asap","d4_alarm":true,"d4_alarm_delay_s":0}Input kontak umum: {"d2_name":"panel_door","d2_type":"generic","d2_active":"low","d2_label":"Panel"}; tambahkan d2_alarm bila perlu.
Alarm saat kabel terlepas
Section titled “Alarm saat kabel terlepas”Untuk sensor yang kegagalannya berbahaya (asap, UPS), pakai kontak NC dan buat alarm menyala saat input tidak aktif:
{"cfg_ver":9,"d4_alarm_on":"inactive"}Alarm lalu bernama alarm_smoke_detector_inactive.
Memeriksa input
Section titled “Memeriksa input”Picu sensornya lalu lihat status di serial: "din":{"front_door":true} berarti aktif. Di LCD, halaman Input menampilkan label dan teks statusnya; tab Status di web menampilkan hal yang sama. Input bertipe off tidak muncul di mana pun.
Perubahan keadaan input dikirim sebagai event seketika, di samping nilainya di telemetri rutin.